Milenial Belajar Bikin Sabun Mijel bersama Paguyuban

SETIAP rumah punya jelantah. Atau bekas minyak goreng. Selama ini banyak yang membuang sisa minyak goreng bekas itu. Padahal mengelola sampah dapur berupa minyak jelantah (mijel) itu tidak sulit. Cukup sediakan wadah khusus.

Setiap kali minyak goreng sudah tidak layak dipakai, masukkan ke wadah itu. Kumpulkan. Dan setorkan ke Bank Sampah. Bank Sampah anggota Paguyuban Bank Sampah DIY menerima minyak jelantah ini.

Kalau tidak disetorkan ke Bank Sampah, bisa juga dikelola sendiri. Dibuat sabun atau lilin. Dan cara membuat sabun dari minyak jelantah ini begitu mudah.

Jika tidak disetorkan ke Bank Sampah, minyak jelantah bisa diolah sendiri. Buat saja sabun cuci atau lilin. Membuat sabun cuci dengan bahan minyak jelantah sangat mudah.

Dua orang anak muda milenial, Karina dan Ivanna membuktikan. Mereka bersama Paguyuban Bank Sampah DIY belajar membuat sabun cuci dari minyak jelantah itu. Video Ivanna dan Karin membuat sabun mijel bisa dilihat di sini.

Salah satu anggota Paguyuban Bank Sampah DIY yakni Bank Sampah Griya Sapu Lidi menerima setoran minyak jelantah.

Awalnya, Ivanna mengira membuat sabun dari minyak jelantah itu sulit. Tapi setelah praktik langsung, Ivanna mengakui ternyata sangat mudah. Cukup mencampur bahan dan mengaduknya.

Memang, sabun cuci dari minyak jelantah ini tidak bisa langsung digunakan. Harus menunggu dua minggu baru bisa dipakai untuk mencuci.

Ivanna dan Karin saat praktik membuat sabun dari bahan minyak jelantah (mijel).

Anda ingin membuat sabun cuci dari minyak jelantah juga? Bisa mengundang Paguyuban Bank Sampah untuk memberikan pelatihan. Silakan kontak ke WA 0818 262 111.

Share

One Ping

  1. Pingback: Menghias Rumah Pimpinan BI, Yuli Cs Menangi Hadiah Jutaan – Bank Sampah Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *