Siasat Membuat Komunitas Eksis dan Hebat

Membentuk dan mendirikan komunitas itu mudah. Yang sulit adalah menjaga bagaimana komunitas itu bisa hidup terus, eksis dan bahkan bisa menjadi komunitas yang hebat.

Berikut hal-hal yang bisa dilakukan agar komunitas yang kita bangun bisa bertahan dan berprestasi.

  • Punya List Kontak Anggota
    • Pengurus atau pengelola komunitas harus memiliki lis (daftar) kontak anggotanya. Selain dianggap lebih peduli dengan anggota komunitas, lis kontak juga sangat dibutuhkan untuk membagi informasi lebih cepat ke anggota.

Sebuah komunitas, tentu harus punya agenda kegiatan. Kegiatan yang sesuai visi misi komunitas maupun kegiatan happy happy untuk merekatkan anggota.

.

  • Agenda pertemuan jelas
    • Komunitas semacam Paguyuban, hanya akan menjadi komunitas papan nama, jika tidak memiliki agenda dan jadwal pertemuan. Agenda dan jadwal ini penting dan sangat membantu anggota komunitas untuk mengatur waktu agar bisa berkumpul. Pertemuan yang rutin diharapkan agar seluruh anggota komunitas bisa lebih akrab dan lebih menyatu.

Pertemuan pengurus Paguyuban Bank Sampah

  • Membuat Acara Komunitas
    • Begitu pula dengan agenda kegiatan. Sebuah komunitas, tentu juga harus punya agenda kegiatan. Bisa kegiatan happy happy untuk komunitas. Bisa memperingati hari jadi komunitas, seminar, kompetisi dan lain lain. Bisa juga kegiatan yang serius sesuai dengan visi dan misi komunitas.
  • Adakan Kegiatan Sosial
    • Selain kegiatan yang berkaitan dengan komunitas, sesekali juga diagendakan kegiatan sosial. Banyak manfaat untuk kegiatan sosial ini bagi komunitas. Di antaranya, untuk semakin mengenalkan komunitas sekaligus memberi kesan manfaat bagi sesama.

Paguyuban Bank Sampah menyumbang sembako ke Panti Asuhan.

  • Punya Atribut Resmi Komunitas
    • Atribut selain menjadi penanda adanya sebuah komunitas, juga sebagai simbol kebanggaan bagi anggota. Atribut juga bisa digunakan sebagai alat promosi pihak luar.
  • Berjejaring dengan Komunitas Lain
    • Sebuah komunitas bisa dikatakan berkembang semakin baik dan besar, jika mampu berjejaring, berkolaborasi dengan komunitas atau pihak lain. Komunitas disebut berhasil bila setiap anggotanya bisa menjalani kehidupan yang lebih maju akibat manfaat dari komunitas itu sendiri dan jejaring yang dibangun komunitas.

Komunitas Malioboro dengan seragam kaos oranyenya. Identitas komunitasnya menjadi jelas.

  • Buat Dokumentasi Kegiatan
    • Dokumentasi sangat diperlukan bagi sebuah komunitas, selain menjadi memori komunitas, juga sebagai tanda bahwa komunitas anda sudah melakukan kegiatan kegiatan yang mempunyai nilai positif. Dokumentasi kegiatan juga dapat dijadikan alasan untuk orang awam bisa bergabung di komunitas yang sedang dijalankan.

  • Punya media (website, media sosial)
    • Media merupakan sarana penting bagi pengembangan komunitas. Media itu bisa berupa website, maupun akun media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dan sebagainya. Media ini sangat penting untuk promosi kegiatan, dan event yang berkaitan dengan komunitas. Sebagai media dokumentasi acara yang dilakukan oleh komunitas. Tidak hanya promosi kegiatan untuk anggota, namun juga promosi kegiatan untuk orang awam agar tertarik untuk bergabung di komunitas.
    • Media komunitas juga bisa menjadi sarana untuk menggali dana. Media komunitas yang memiliki kredibilitas dan anggota yang solid, merupakan sarana yang tepat bagi pihak lain yang ingin berpromosi.

Jika semua hal di atas dilakukan secara konsisten, InsyaAllah komunitas Anda akan eksis, berumur panjang, langgeng dan memberi dampak terhadap lingkungan sekitar. (*)

Share

2 Pings & Trackbacks

  1. Pingback: Membuat Foto Kegiatan Komunitas yang Berbicara – Bank Sampah Jogja

  2. Pingback: Kami Terima Gombal Anda! – Bank Sampah Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *