Apa Sih Bank Sampah Itu? Ini Konsep Menurut KLHK

Istilah bank sampah semakin dikenal masyarakat. Seiring dengan semakin meningkatnya pertumbuhan bank sampah. Bagaimana sebenarnya konsep Bank Sampah di mata Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)?

Untuk mengetahui konsep bank sampah dalam kebijakan KLHK, kita kutipkan pernyataan Direktur Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK Rosa Vivien Ratnawati. Pernyataan yang pernah disampaikannya dalam satu acara di Hotel Grand Mercure Jakarta.

Baca Juga : Bank Sampah Itu Berkah 

Program bank sampah adalah program yang mengajak masyarakat untuk memilah sampah organik dan non-organik.

Perempuan yang biasa disapa Vivien ini menjelaskan, program bank sampah adalah program yang mengajak masyarakat untuk memilah sampah organik dan non-organik. Sampah pilah inilah yang kemudian ditukarkan menggunakan uang pada bank-bank sampah yang telah tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Tidak melulu ditukar uang dengan ditabung, ada juga bank sampah yang menerapkan penukaran sampah untuk pembayaran listrik, pembelian sembako, pembayaran biaya kesehatan, dan mendapatkan emas.

“Program bank sampah itu bisa mengubah paradigma masyarakat untuk memaknai sampah sebagai sesuatu yang mempunyai nilai untuk dimanfaatkan kembali sekaligus mengurangi jumlah sampah nasional,” kata Vivien.

Baca juga : Kelola Sampah Organikmu

Pada bank sampah, sampah organik akan didaur ulang menjadi kompos. Sementara sampah non-organik akan diolah kembali agar bisa bermanfaat secara ekonomis. “Diharapkan, ke depan keberadaan bank sampah bisa memberikan solusi terbaik dalam pencapaian target pengurangan sampah. Saya mengajak kepada seluruh pemerintah daerah untuk mendorong menciptakan program-program berbasis bank sampah,” lanjut dia.

KLHK bertekad mengurangi jumlah sampah nasional melalui program bank sampah. Vivien Ratnawati mengatakan, perkembangan program bank sampah di seluruh Indonesia meningkat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. “Pada tahun 2015, jumlah bank sampah di Indonesia sebanyak 1.172 unit dan tahun 2017 jumlah bank sampah di Indonesia mencapai 5.244 unit yang tersebar di 34 provinsi dan 219 kabupaten/kota di Indonesia,” tandas Vivien. (*)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *