Ingin Punya Sekolah Ramah Lingkungan? Ikut Webinar Gratis di Sini

Data Kemendikbud 2018 menunjukkan jumlah sekolah di Indonesia ada 217.586, dengan guru sebanyak 2,7 juta jiwa, dan murid 45,5 juta siswa. Jika setiap orang per hari menghasilkan 0,5 kilogram sampah, maka dari komunitas sekolah ini per hari dihasilkan sampah berton-ton banyaknya.

Begitu juga jumlah kebutuhan air. Jika setiap orang sehari sekitar 50 liter, dikalikan jumlah warga sekolah, maka dalam sehari bisa jutaan meter kubik air dibutuhkan.

BACA JUGA : Open Donasi Program 1000 Losida

Produksi sampah dan kebutuhan air seperti itu, jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan masalah lingkungan yang serius. Karenanya, perlu adanya dukungan dari tiap warga sekolah, baik guru, siswa, maupun pegawai sekolah. Dukungan tersebut bisa berdaya jika mereka mengerti persoalan dasarnya sehingga sumber daya yang ada bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Dalam konteks inilah perlunya pemahaman terhasap Sekolah Ramah Lingkungan. Seperti apa sekolah ramah lingkungan, apa saja yang harus dilakukan untuk menuju sekolah ramah lingkungan? Bagaimana pengelolaan energi semestinya dilakukan?

Ingin tahu soal tersebut? Ikuti saja seminar online atau webinar bertema Sekolah Ramah Lingkungan. Seminar online ini diadakan pada Selasa-Rabu, 17-18 November 2020, pukul 08.30-11.00 WIB.

Tujuan diadakannya seminar ini adalah mengajak setiap warga sekolah khususnya, untuk menuju aktivitas sekolah yang lebih ramah lingkungan. Yakni, mulai mengubah perilaku warga sekolah untuk memiliki budaya pelestarian lingkungan, meningkatkan efisiensi dalam operasional sekolah, sampai menerapkan penghematan sumber daya.

Menurut informasi panitia, hingga berita ini ditulis, sudah ada 200-an peserta yang mendaftar. “Kami berharap setidaknya bisa mencapai 500 peserta seperti pada webinar seri #1 yang kami gelar sebelumnya. “

Sejumlah pembicara dengan kompetensinya masing-masing telah siap berbagi ilmu. Di antaranya, Dr Hijrah Purnama Putra M.Eng yang menyampaikan materi Pengantar Sekolah Ramah Lingkungan dan Pengelolaan Energi. Kemudian dilanjut Adelia Anju Asmara M Eng yang membahas Pengelolaan dan Konservasi Air. Kedua dosen Teknik Lingkungan UII, tampil di hari pertama, Selasa (17/11).

Sedangkan untuk hari kedua, Rabu (18/11) tampil Sekretaris Prodi Teknik Lingkungan UII, Dr Eng Awaluddin Nurmiyanto, M Eng, membawakan materi Pengelolaan Sanitasi, Drainase dan Pengolahan Air Limbah. Dilanjut Sekretaris JPSM Sehati Sleman, Andri Perdana M Eng, dengan materi Pengelolaan Sampah Berbasis 3R.

Seminar yang digelar Jejaring Pengelola Sampah Mandiri (JPSM) Sleman bekerjasama dengan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia, Butik Daur Ulang Project B Indonesia, Global Volunteer Academy dan PT. Virama Karya ini bisa diikuti dengan mendaftar di sini. KLIK di sini.  Gratis!

Menurut informasi panitia, hingga berita ini ditulis, sudah ada 200-an peserta yang mendaftar. “Kami berharap setidaknya bisa mencapai 500 peserta seperti pada webinar seri #1 yang kami gelar sebelumnya, ” ujar Hijrah yang juga Ketua JPSM Sehati Kabupaten Sleman.

Masih ada waktu untuk mendaftar. Silakan. “Ada kesempatan pula mendapatkan E-sertifikat dan materi presentasi dengan berdonasi sebesar Rp 50 ribu, ” tambah Hijrah. (*)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *